Senin, 14 Oktober 2019

Mesteri bumi dan alam semseta

Bumi merupakan satu-satunya planet yang saat ini memiliki kehidupan di dalamnya,mulai dari tumbuh-tumbuhan,binatang dan manusia.
   Namun jauh sebelum adanya teknologi seperti sekarang bumi telah menjadi menyimpan banyak mistri yang sampai Sekarang  masih belum bisa dipecahkan  berikut beberapa misteri tentang bumi dan se isinya yang masih menjadi bahan penelitian para ilmuan


  1. Piramida giza mesir dan proses pembuatanya

Piramida giza merupakan salah satu bentuk peradaban maju yang sangat masyhur oada zaman mesir kuno,namun terkepas dari bangunan megah untuk  para raja mesir piramida ini menyimpan banyak misteri mulai dari  proses pembuatanya yang hampir mustahil membuat bangunan setinggi piramida dengan alat seadaantlya sampai  spekulasi adanya elien yang membantu proses  pembuatanya.
Piramida memiliki sekitar 2.300.000 blok batu yang masing-masing beratnya 2 sampai 30 ton. Bahkan ada beberapa blok yang beratnya lebih dari 50 ton. Bisa Anda bayangkan seberapa kuat orang yang menyeret batu-batu itu? Mungkin karena hal inilah banyak yang menganggap bangunan ini dibuat oleh alien.hal ini membuat ilmuan berfikir tentang adanya alien sebagai buruh dalam pembuatan piramida tersebut.
2. Mada'in saleh 
Madain saleh terkenal dengan arsitektur dan kemampuan kaum tsamud   dalam memahat  gunung menjadikanya rumha hal ini tentu memunculkan banyak misteri terlait dengan peralatan  yang digunakan. 
Jauh sebelum abad moderen seperti saat ini mereka suku nabataean  telah membuat bangunana megah ditengah gunung yang sangat mengah mendorong oeneliti untuk mengeksporasi lebih jaih tentang mada'in saleh 

  peradaban kuno Nabataean, bangsa yang mendiami kawasan itu dari sekitar 100 SM hingga 200 tahun setelahnya.
Nabataean memang memusatkan kerajaannya dari Kota Petra di Yordania, tapi mereka menjadikan Hegra (kini Mada`in Saleh) di Al Ula sebagai ibu kota kedua.
Oleh karena itu, tim arkeologi kini berencana melaksanakan survei mendalam untuk pertama kalinya di sebidang lahan yang luasnya setara dengan Belgia.
Tim yang terdiri dari 60 pakar telah memulai pekerjaan mereka untuk dua tahun ke depan guna mensurvei area inti seluas 3.300 kilometer persegi di barat laut Arab Saudi.
Ini pertama kalinya area seluas itu diselidiki secara sistematis dan melalui pendekatan sains.
Bangsa Nabataean
Penggalian telah dijalankan di kawasan Mada`in Saleh dan lokasi lainnya oleh sekelompok arkeolog Saudi, termasuk Abdulrahman Alsuhaibani, dosen Universitas Raja Saud di Riyadh.


      
Cerpen fiksi 
Yerusalem, 25 desember 2017   pukul 18.00

     Duduk diantara lebatnya bunga di temani suara burung gereja yang menghiasi sebuah biara tua dijantung dunia yang penuh dengan gejolak menpertahankan emas dan sumber daya  kehidupan. Seorang anak berumur 17 tahun  bernama Ahmed,  seorang kurdi berkulit eksotik berdarah afrika mencoba menikmati senja diatas negeri seribu nabi. Seorang kurdi yatim yang dibesarkan di area religi yang erat kaitanya dengan seorang tokoh sentral dari negeri kan’an yang dianggap bapaknya kaum monoteis di dunia yaitu Ibrahim atau Abraham dalam kitab umat nasrani. Ahmed ,merupakan sedikit orang yang beruntung bisa hidup setelah perang yang melanda Gazza.

        Akhir-akhir ini tempat dimana dia tinggal sering bergejolak seperti layaknya ledakan rantai senjata perang dunia kedua. “Apakah ini awal perang dunia selanjutnaya ?”  Ahmed  sejenak berfikir dan terdiam diantara  banyaknya turis yang mengunjungi komplek sakral yang ramai. Sebagai salah satu dari orang yang pernah  menjadi korban perang, Ahmed tentu saja sudah tidak asing dengan perang beserta dampak buruk yang ada didalamnya.
     Sekejap membisu, Ahmed larut dalam gejolak batin tentang perang. Tergambar dalam pikirannya sebuah invasi besar-besaran ,ribuan tentara dan ratusan rudal meghiasi alun-alun kota yang dulunya damai, detupan peluru di langit yang menggelegar layaknya petir ditengah badai.gemerlap langit yang gelap tiba-tiba menjadi penuh cahaya, seperti pesta kembang api dilangit,  kilapan ledakan rudal diangkasa akan  menghiasi malam para penduduk yang tak berdaya.
 Bersambung......